|
KOMUNIKASI YANG SEHAT Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan. Amsal 12:18 Jawaban yang lemah lembut meredakan kemarahan, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan amarah, lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan. Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati. Amsal 15:1,2,4 PERNIKAHAN ADALAH HUBUNGAN DASAR DARI HUBUNGAN ADALAH KOMUNIKASI Komunikasi kita bisa saja melukai ataupun menyembuhkan Komunikasi yang sehat bukan hanya sekedar perkataan tapi sebuah proses pertukaran. Saya menghendaki hati saya diketahui dan mengharapkan untuk mengetahui hatinya Awal sebuah komunikasi yang sehat adalah sebuah keputusan atau pilihan 5 hal yang berhubungan dengan komunikasi yang sehat 1. Tujuan komunikasi Kita harus mengetahui tujuan komunikasi : Untuk MENGERTI. Bukan : Untuk menjadi yang paling benar Untuk disetujui Untuk menjadi lebih rohani Komunikasi yang sehat dimulai dari dalam hati. Kalau hati saudara benar maka saudara tidak perlu terlalu khawatir dengan perkataan saudara. · Kita berkomunikasi karena adanya perbedaan yang mendasar. · Kecuali perbedaan tersebut dapat dimengerti, maka potensi konflik sangatlah tinggi · Dalam konflik rumah tangga berlaku pepatah ini “Silent is not golden” · Dosa menyebabkan ketertutupan yang berakibat rusaknya komunikasi. Keterbukaan atau berjalan dalam terang adalah rahasia sehatnya komunikasi 2. Merencanakan Komunikasi - Komunikasi tidak terjadi begitu saja kita perlu merencanakannya.
- Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak. Amsal 25:11
- Saudara tidak akan pernah mengerjakan dengan serius apa yang tidak saudara rencanakan
3. Persiapan Komunikasi - Bersiaplah untuk mendengar karena kita tidak membangun komunikasi hanya dengan berbicara.
- Dengarlah begitu rupa sampai kita mendengar suatu kebutuhan.
- Persiapkan apa yang hendak kita katakan
4. Praktek Komunikasi Ingatlah komunikasi bukan hanya melibatkan perkataan tapi: • Kontak mata • Mendengar reflektif (katakan ulang apa yang dikatakannya) • Tunggu waktu yang tepat • Berpikirlah sebelum bicara • Katakan kebenaran dalam kasih • Jangan terlibat dalam perdebatan • Jangan bereaksi dalam kemarahan • Kalau salah akui • Jangan cerewet • Jangan menunjukkan jari 5. Jangan Menyerah - Kita harus tekun dalam berkomunikasi.
- Kita berkomunikasi karena kita memang berbeda, dan kesepakatan tidak datang tanpa pengertian.
- Membangun komunikasi adalah sebuah proses yang berlangsung seumur hidup, sebagai bagian dari seni mengenali pasangan kita.
Mendengar dengan Benar - Berilah perhatian penuh pada pembicara
- Tunjukkan perhatian anda dengan bahasa tubuh anda
- Ulangi atau susun kembali pernyataan-pernyataan utamanya
- Biarkan pasangan anda menyelesaikan kalimatnya
- Ungkapkan pemikiran anda.
- Peka terhadap tuntutan kebutuhan
- Mendengar berarti mencintai
PENGHALANG KOMUNIKASI APATIS - Sikap acuh tak acuh, tidak menganggap diri berarti sehingga menolak untuk menyatakan isi hati kepada orang lain
MERASA TIDAK CAKAP UNTUK BERKOMUNIKASI. - Tidak percaya diri
- Bukan orang yang fasih lidah, bahasa kurang bagus.
TAKUT - Takut berasal dari masa kecil; Tidak dianggap, tidak diterima – tertolak
- Takut karena dosa yang tersembunyi
SEMUA HALANGAN TADI BERSUMBER DARI HATI. KALAU HATI BERSIH MAKA KOMUNIKASI PASTI LANCAR
back to list of articles
|